Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

MERAGUKAN PERASAAN

 Aku mulai meragukan sebuah perasaan yang sebelumnya menggema hebat dalam sanubari ku tentang CINTA. Ya, cinta adalah sesuatu yang begitu indah layaknya taman yang menghiasi pemiliknya. Cinta begitu agung jika hanya dipersembahkan kepada manusia, maka itu cinta hanyalah milik Tuhan Semesta. Sekalipun kita menikah, cinta itu tidak serta merta berpindah. Menikah adalah bentuk pelayanan terhadap tamu Tuhan yang didatangkan kepada kita, begitulah pikiran saya.   Aku mengakui sebagai pecinta Tuhan Semesta Alam, tapi aku gagal dalam melayani pernikahan. Aku mengakui mencintai Tuhan,tapi aku tak sebaik orang bayangkan  Aku mengakui mencintai Tuhan, tapi aku tidak begitu antusias dengan ibadah-ibadah Sunnah Aku mengakui mencintai Tuhan, tapi aku penuh kecacatan. Percayalah, mungkin aku hanya seorang pendusta yang memakai topeng cinta 

Postingan Terbaru

BUKAN PRIORITAS UTAMA

MAHKOTA DIRI

UNGKAPAN RASA UNTUK TIDAK PERLU DIRASA

ISLAM RAHMATAN LIL ALAMIN UNTUK WANITA DALAM KEHIDUPAN RUMAH TANGGA

HARAPAN

MERATAP SEPI

MEMAKNAI ARTI BERSERAH

AKU MARAH PADA DIRIKU SENDIRI

CATATAN KATA YANG TERSIMPAN

RUMAHKU ADALAH PERSINGGAHAN MENUJU SURGA