MERAGUKAN PERASAAN

 Aku mulai meragukan sebuah perasaan yang sebelumnya menggema hebat dalam sanubari ku tentang CINTA. Ya, cinta adalah sesuatu yang begitu indah layaknya taman yang menghiasi pemiliknya. Cinta begitu agung jika hanya dipersembahkan kepada manusia, maka itu cinta hanyalah milik Tuhan Semesta. Sekalipun kita menikah, cinta itu tidak serta merta berpindah. Menikah adalah bentuk pelayanan terhadap tamu Tuhan yang didatangkan kepada kita, begitulah pikiran saya. 

 Aku mengakui sebagai pecinta Tuhan Semesta Alam, tapi aku gagal dalam melayani pernikahan.

Aku mengakui mencintai Tuhan,tapi aku tak sebaik orang bayangkan 

Aku mengakui mencintai Tuhan, tapi aku tidak begitu antusias dengan ibadah-ibadah Sunnah

Aku mengakui mencintai Tuhan, tapi aku penuh kecacatan.

Percayalah, mungkin aku hanya seorang pendusta yang memakai topeng cinta 

Komentar

Postingan Populer