BUKAN PRIORITAS UTAMA
Menikah, memiliki anak, kaya raya,memiliki cucu, menikah sekali seumur hidup, dan beberapa hal yang lain bukanlah prioritas hidup. Saya berbicara prioritas disini bukan berarti kita tidak perlu mengupayakan semaksimal mungkin bukan, melainkan jika semua hal itu tidak mampu kita perjuangan kita akan tetap tegar, meski rasa sedih sebagai manusia tetaplah ada. Oke benar, semua hal di atas adalah hal yang sangat didambakan oleh setiap orang untuk mencapai kata bahagia. Tapi pada kenyataannya hal itu bukanlah syarat seseorang menemukan kebahagiaan bersama Tuhan, karena tidak semua orang ditakdirkan untuk meniti jalan yang sama. Lantas apa yang kemudian hal perlu diprioritaskan untuk menjadi orang yang bahagia?!
Manusia termasuk saya pribadi sering kali kepalanya diberisikkan oleh hal-hal yang sebenarnya dalam kendali Tuhan. Padahal hidup bersama keridhoan Tuhan adalah hal yang menjanjikan yang patut untuk diperjuangkan. Berusaha menjadi versi terbaik dalam setiap waktunya sebagai bentuk keseriusan untuk mendapatkan kebahagiaan yang kekal. Sekalipun terjungkal dan gagal berkali-kali bukan berarti pertanda untuk berhenti. Sekalipun harus menghadapi mulut-mulut manusia yang sok suci, tidak boleh ada kata menyerah untuk mencapai kedekatan bersama Tuhan. Bahkan sekalipun sepanjang usia yang kita miliki tidak mampu menghantarkan diri untuk sampai, setidaknya sebagai manusia yang lemah dan fakir telah berupaya untuk mengemis RahmatNya yang melebihi samudra.
Komentar
Posting Komentar