PUISI-TARIAN JIWA PECINTA
TARIAN
JIWA PECINTA
Oleh:
Choirotun Nikmah
Kucoba telusuri
lorong-lorong takdir menghibur lara
Melintas waktu,
tersenggal nafas, seakan meregang nyawa
Gairah membuncah, bagai
racun bagi jiwa yang meronta
Jiwaku sekarat dalam
kebisuan aksara
Nyanyi dan tari dunia mencoba buatku tertawa
Nyatanya hanya membuat batinku makin merana
Pada tiap penjuru, jiwaku hanya inginkan dirimu
Gersang,
kerontang, aku mati dalam rindu
Duhai kasih, hadirmu
bagai angin surga
Jiwa yang sekarat
menjelma tarian riang yang menggelora
Mawar merah adalah
singgasana bagi para pecinta
Kicau burung kenari menabuh
genderang melodi jiwa
Jiwaku telah bersuka ria, tak lagi butuhkan dunia
Hadirmu adalah tarian jiwa, pemecah sepi bagi pecinta
Sekalipun di luar sana adalah nestapa
Terjal berbatu, terombang-ambing oleh takdir dunia
Namun, kau adalah tarian jiwa pecinta pelipur lara
Komentar
Posting Komentar